01 Maret 2010

Tinjauan Teknis usaha Peternakan Ayam Ras Pedaging

Ayam ras pedaging atau lebih dikenal sebagai ayam broiler adalah ayam yang dibentuk dari hasil rekayasa genetika berdasarkan karakterisitik dari ayam yang sebelumnya ada. Hasil rekayasa genetika itu menghasilkan jenis ayam yang dapat memproduksi daging dalam waktu yang singkat. Dalam kurun waktu 1-5 minggu, produktivitas ayam ras pedaging cukup fantastis. Pada usia 6 minggu, besarnya ayam ini sudah menyerupai ayam kampung dewasa. Jika kita pelihara selama 8 minggu bobotnya bisa mencapai 2 kg. Bobot daging yang disukai oleh konsumen biasanya berkisar antara 0,8 – 2kg, di Indonesia biasanya bobot daging ayam ras yang disukai berkisar antara 1,3-1,4 kg (usia 5-6 minggu) sedangkan di luar negeri sekitar 1,8 kg (usia 7-8 minggu). Jika kita ingin menggeluti usaha peternakan ayam ras pedaging ini ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan, yaitu antara lain :

Suhu Lingkungan

Kisaran suhu yang ideal dalam pemeliharaan ayam ras pedaging ini adalah 18-220C dan masih dapat ditolerir pada pada kisaran suhu 15-270C, perbedaan suhu siang dan malam tidak boleh lebih dari 40C. Pemeliharaan ayam ras pedaging yang biasanya terdapat di kota-kota besar dan termasuk dataran rendah dengan temperatur 33-350C, akan mengakibatkan ayam megap-megap dan selalu ingin minum disamping itu juga lantai litter menjadi basah dan lembab. Antisipasi hal ini dapat dilakukan melalui pengaturan ventilasi udara.

Lokasi yang akan dikembangkan

Lokasi yang akan diusahakan sebaiknya memperhatikan aspek sosial dan ekonomi, yaitu tidak mengganggu lingkungan masyarakat sekitar, berada dalam kawasan Rencana Tata Ruang Pengembangan Peternakan, potensi sumberdaya alam sekitar yang dapat dimanfaatkan, daerah rawan bencana, lokasi cukup luas dan terbuka, jauh dari kebisingan dan keramaian, lokasi lebih tinggi diusahakan dari sekitarnya, dekat dengan sumber air dan listrik, serta tidak jauh dari lokasi pemasaran.

Bibit Ayam Ras Pedaging

Bibit (DOC) dapat diperoleh di berbagai tempat seperti poultry shop, perusahaan pembibitan induk atau perusahaan inti. Bobot badan bibit yang digunakan sebaiknya sekitar 45 gram dari strain yang baik, antara lain : Kim Cross K 44, Cobb 100, Cobb Color Sexcross, Indian River, Savier, dan Arbor Acres.Kriteria kualitas DOC adalah gerak lincah dan responsif, besar dan bobot relatif seragam, pusar kering dan tertutup dengan baik, tidak ada cacat dan abnormalitas fisik, reaksi normal terhadap vaksin, cepat beradaptasi, sisik kaki kuning cerah dan tidak kering dan otot dada berisi serta kulit tidak lengket dengan otot.

Kandang

Persyaratan kandang yang harus diperhatian antara lain adalah dinding kandang tidak rapat harus ada celah, kering dan bersih, posisi menghadap ke arah timur dan membujur dari timur ke barat, ventilasi yang cukup, kandang dibangun cukup tinggi minimal 3 meter untuk tengah dan 2 meter untuk samping, tepi atap panjangnya 1 meter, lebar dan panjang kandang disesuaikan dengan kondisi lahan dan jumlah ayam, bersih baik dalam maupun di luar. Sistem kandang yang digunakan dalam pemeliharaan ayam ras pedaging adalah kandang sistem liter dan sangkar, namun biasanya sistem liter lebih disukai. Perkandangan dikelompokkan menjadi kandang starter dan kandang finisher. Kandang starter digunakan untuk anak ayam hingga umur 4 minggu sedangkan kandang finisher adalah kandang yang digunakan untuk ayam umur 4 minggu sampai panen. Kepadatan kandang disesuaikan dengan umur ayam antara lain yaitu ayam umur 1 hari 60 ekor/m2, 3 hari 40 ekor/m2, 6 hari 30 ekor/m2, 12 hari 15 ekor/m2 dan periode finisher 5-6 ekor/m2. Pada pemeliharaan masa starter, hal yang perlu diperhatikan adalah pengaturan brooder (pemanas) dalam mendapatkan panas yang sesuai dalam kandang yaitu umur 0-3 hari (31-34oC), 3-7 hari (30-32oC), 7-14 hari (29-30oC), 14-21 hari (27-29oC), 21-35 hari (25-26oC), >35 hari (24-25oC).

Pakan (Ransum)

Kebutuhan ransum per ekor per hari yaitu umur 1 minggu 25 gram, 2 minggu 53 gram, 3 minggu 65 gram, 4 minggu 95 gram, 5 minggu 115 gram, 6 minggu 130 gram.

Pemeliharaan

Pemeliharaan ayam ras pedaging dikelompokkan dalam dua periode yaitu periode starter (<4>4 minggu). Lama pemeliharaan ayam ras pedaging ini berkisar antara 4-6 minggu. Pemeliharaannya dilakukan secara all in all out artinya ayam dimasukkan hingga panen ke dalam kandang yang sama. Brooder mempunyai peranan yang sangat penting pada masa starter. Kebersihan kandang, tempat makanan maupun minuman harus menjadi prioritas dan perhatian melalui penggunaan desinfektan untuk membunuh bibit-bibit penyakit yang ada.

Sumber : Syaf Articles (from aneka literatur)

Tidak ada komentar: